Langsung ke konten utama

Postingan

Surat lipat

Surat lipat Senja itu, kutatap dalam bola matamu Berserakan mimpi kecil di retinamu Sepucuk surat lipat Berisi keping-keping huruf Liar, mencari mangsa si merah jambu Bergejolak cepat jantungku Ribuan samudra telah kau jelajahi Diiringi perahu merah jambu yang kaumiliki Pelabuhan sunyimu adalah aku, katamu... Oleh : Roma Kyo Kae . S

Inginku memandang wajahmu !

Inginku memandang wajahmu ! Fajar tetap setia menunguntit diriku Ditemani secangir teh hangat Lamunan demi lamunan tercipta Menerka-nerka impian palsu Semuanya telah berteriak menjerit lelah Derai air mata merintik Membasahi mimpi penuh luka Terasa duri tajam menusuk cintaku Kuusap, namun tetap merintih Wahai wajah, aku merindu Merindu sorot coklat bola matamu Inginku memandang wajahmu ! Bandung, 2013 Oleh : Roma Kyo Kae S

FEATURE( penjelasan dan contoh)

a.       Pengertian Seperti yang telah saya jelaskan pada tulisan saya sebelumnya,  feature dalam dunia jurnalistik dikenal juga dengan karangan khas. Khas karena di dalam feature selalu ada cerita yang menggugah rasa kemanusiaan ( human interest ). b.         Perbedaan antara feature dengan berita Berbeda dengan berita yang ditulis secara telanjang, feature ditulis dengan gaya yang “enak dibaca” dan menghibur agar para pembaca tertarik terus mengikuti uraian atau penjelasan mengenai suatu peristiwa. Nilai sebuah feature, sebagaimana halnya produk informasi, sebenarnya tetap ditentukan oleh keaktualannya. Hanya dalam feature kadang-kadang keaktualan tidak ditentukan oleh rentang waktu penyiaran dengan peristiwa, tetapi lebih pada kebaruan dalam sudut pandang (point of view) atau belum atau sudah adanya media lain yang menyiarkan. c.        Apa yang bisa dijadikan bahan penulisan ...

Goresan Malu

Oleh : Roma Kyo Kae S Sesak dadaku Dengan nafas terenggah-enggah Mata dengan tatapan kosong Diringi tes tes den tetes air mata Kedua bibirku terjepit, tak sanggup mengucap satu dua kata Menggumpal semua penat Loker hatiku telah berantakan raut-maut Peristiwa itu... Entahlah, bagaimana jadinya diriku Rasanya malu, sangat malu Atas semua peristiwa lalu Ingin kumaki diri ini Atas semua sikap yang terwakili Menurutmu, bagaimana sorot mata dan kicaunya? Asal kau tau, sangat jijik! Menjijikkan, baginya! Ya, pasti itu hipotesisnya... Waktu telah kusia-siakan berlalu Demi dia yang kini mungkin telah berlalu Alpa, taukah kau tau rahasia di raut wajah? Atas semua yang kurasa? Cahayamu bercerita kau paham segala Namun, dirimu hanya diam mematung Menyaksikan nasibku yang tergantung Goresan-goresan malu menyingkirkan nasib beruntung Hingga malu dan malu terlantung-lantung Ahhhhhhh!