Langsung ke konten utama

contoh puisi dan klasifikasinya (hey, kau seorang yang berbisa)


 
Hey, Kau Seorang yang Berbisa
Bibirmu, tersirat sebuah kelicikan
Dengan segala keegoisan
Bertingkah seperti ular yang kelaparan
Berbisa, meracuni segala perkataan
Menyindir,
Kau tersingkir
Menghasut,
Kau terhanyut
Mendusta,
Kau menderita
Bisa bercampur dendam lama
Sesak dada tak berirama
Tingkah pola tak selalu sama
Terjerumus dalam pertunjukan drama
Hingga waktu menghadiahkan sebuah karma

Hey, kau seorang yang berbisa
Kejujuran habis tak tersisa
Menggali pujian sepanjang masa
Hingga kemunafikan tak lagi terasa

“Membusungkan dada”
Kebanggaan dengan pesona palsu
Berhiaskan berbagai nafsu
Ya, nafsu ketenaran
Menghapus semua kebenaran
Hey, kau seorang berbisa
Sampai kapan menyimpan dendam tak bersisa?
Menyimpan kebencian beriring massa
Hingga akhirnya sang malu dewasa

Dan perih terasa
Tapi inilah sebuah realita
Bagi kau seorang pendusta
: seorang berbisa
Karya : Roma Kyo Kae Saniro


Dalm puisi diatas, dapat kita klasifikasikan bahwa puisi tersebut merupakan puisi lirik, Satire (puisi yang mengandung sindiran atau kritik tentang kepincangan atau ketidak beresan kehidupan suatu kelompok maupun suatu masyarakat) dan beraliran naturalisme yang ingin melukiskan keadaan yang sebenarnya, sering cenderung kepada lukisan yang buruk, karena ingin memberikan gambaran nyata tentang kebenaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari

Berikut ini adalah sinopsis yang saya buat sendiri setelah membaca novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Selamat membaca. Dukuh Paruk, sebuah perkampungan di mana terdapat nilai estetika terhadap alamnya yang sederhana dan orang-orang yang sederhana pula di dalamnya. Rasus, seorang anak kecil yang hidup dan dibesarkan oleh Neneknya yang sudah tua renta. Rasus kecil tidak mengetahui cerita mengenai Ayahnya. Rasus kecil hanya mengetahui cerita mengenai Ibunya. Kisah seorang Ibu yang tak pernah dia temui dalam hidupnya. Rasus mendapatkan gambaran angan-angan mengenai seorang Ibu yang dia dapatkan pada sosok Neneknya yang tua renta. Kisah Ibu Rasus yang entah samapai sekarang masih hidup atau tidakpun menjadi angan-angan tersendiri bagi Rasus di dalam otaknya. Masa lalu mengenai racun tempe bongkrek yang menelan banyak korban di Dukuh Paruk. Cerita mengenai orang tua Srintil, salah seorang teman perempuan yang memikat hati Rasus. Cerita mengenai bagaimana Santajib dan istriny...

Sastra Lisan ( Upacara Adat Pernikahan Suku Sunda)

                                                                BAB I PENDAHULUAN 1.1   LATAR BELAKANG Indonesia memiliki budaya yang sangat melimpah, keanekaragaman kebudayaan tersebut meliputi berbagai sistem pengetahuan, oraganisasisosial, sistem peralatan hidup dan kesenian (Koetjaraningrat, 1981;204). Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjujung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda ramah tamah (sameah). Murah senyum lemah lembut dan sangat menghormati orang tua. Itulah cermin budaya dan kultur masyarkat Sunda. Didalam bahasa Sunda diajarkan bagaimana menggunakan bahasa halus untuk orang tua. Kebudayaan bukan hanya meru...

Kuat

 Kucoba mencari makna dan memahami kata ini Kurapalkan berulang, berharap doa terkabul Mereka tidak mendengar katanya atau kataku Mereka hanya menyibukkan menyantap menu yang mereka mau Mereka lumat dan habiskan hingga ke kerongkongan Hingga akhirnya beberapa waktu akan masuk ke lambung dan berakhir ke tempat pembuangan Bukankah itu esensi dari semuanya? Lalu, mengapa aku harus memasukkannya ke hati? Bukankah tidak ada fungsi organ hati di dalamnya? Atau alat pencernaanku tidak berfungsi maksimal? Sial, aku harus ke dokter Namun, kata dokter, memang semestinya ke tempat pembuangan Baiklah, aku akan ikuti dan percayai perlatannya Walau tetap kubaca buku ilmu lainnya