Langsung ke konten utama

contoh puisi dan klasifikasinya (hey, kau seorang yang berbisa)


 
Hey, Kau Seorang yang Berbisa
Bibirmu, tersirat sebuah kelicikan
Dengan segala keegoisan
Bertingkah seperti ular yang kelaparan
Berbisa, meracuni segala perkataan
Menyindir,
Kau tersingkir
Menghasut,
Kau terhanyut
Mendusta,
Kau menderita
Bisa bercampur dendam lama
Sesak dada tak berirama
Tingkah pola tak selalu sama
Terjerumus dalam pertunjukan drama
Hingga waktu menghadiahkan sebuah karma

Hey, kau seorang yang berbisa
Kejujuran habis tak tersisa
Menggali pujian sepanjang masa
Hingga kemunafikan tak lagi terasa

“Membusungkan dada”
Kebanggaan dengan pesona palsu
Berhiaskan berbagai nafsu
Ya, nafsu ketenaran
Menghapus semua kebenaran
Hey, kau seorang berbisa
Sampai kapan menyimpan dendam tak bersisa?
Menyimpan kebencian beriring massa
Hingga akhirnya sang malu dewasa

Dan perih terasa
Tapi inilah sebuah realita
Bagi kau seorang pendusta
: seorang berbisa
Karya : Roma Kyo Kae Saniro


Dalm puisi diatas, dapat kita klasifikasikan bahwa puisi tersebut merupakan puisi lirik, Satire (puisi yang mengandung sindiran atau kritik tentang kepincangan atau ketidak beresan kehidupan suatu kelompok maupun suatu masyarakat) dan beraliran naturalisme yang ingin melukiskan keadaan yang sebenarnya, sering cenderung kepada lukisan yang buruk, karena ingin memberikan gambaran nyata tentang kebenaran.

Komentar