Langsung ke konten utama

MIMPI

Oleh : Roma Kyo Kae S

Suatu malam di malam kamis
Bercerita mengenai suatu perjalanan
Perjalanan waktu, dimana kau kembali
Menjadi seseorang pengisi hati
Ya... pengisi hatiku yang telah hancur berkeping-keping
Hingga dapat tersusun dengan indah
Tentunya dengan Mimpi itu lagi
Namun, mengapa akhirnya harus menyiksa hati ?
Wanita dengan penuh kelicikan dan senyum palsu datang entah dari mana
Mengambil peran dalam Mimpiku itu!
“Sok alim!”
“Tak usah kau umbar-umbar kecantikanmu itu, Sayang !”
Kenapa? Agar semua orang tau bahwa kau sempurna?
Agar kau mendapat serangkaian pujian?
Atau, agar lelaki-lelaki menggodamu dengan mudahnya?
Namun, sayang... dirimu hanya seperti  binatang jalang di mataku
Mimpi,
Mengisyaratkan suatu misteri
Entahlah, aku tak mengetahui
Apakah arti dari semuanya

            Perjalanan itu sangat menakutkan
            Ya, karena itu semua adalah sebongkah Mimpi
            Andai, wanita itu tak pernah masuk dan mengambil peran dalam Mimpi itu
            Mungkin, hingga saat ini ....
            Mimpi itu sangat nyata dengan waktu masa lalu
Entahlah, namun itu semua hanyalah Mimpi
Bahagia diawal, namun mengapa harus tragis di akhir?
Inginku menangis, mengaum, seperti singa yang sedang memberontak
Namun, itu hanyalah Mimpi
Sesak dadaku, nyeri kepalaku
Ya, tentu saja karena Mimpi  itu juga
Mimpi, tolonglah...
Jangan pernah terulang Mimpi seperti itu lagi
Tak sanggup aku untuk berMimpi lagi
Karena itu sangat menyakitkan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari

Berikut ini adalah sinopsis yang saya buat sendiri setelah membaca novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Selamat membaca. Dukuh Paruk, sebuah perkampungan di mana terdapat nilai estetika terhadap alamnya yang sederhana dan orang-orang yang sederhana pula di dalamnya. Rasus, seorang anak kecil yang hidup dan dibesarkan oleh Neneknya yang sudah tua renta. Rasus kecil tidak mengetahui cerita mengenai Ayahnya. Rasus kecil hanya mengetahui cerita mengenai Ibunya. Kisah seorang Ibu yang tak pernah dia temui dalam hidupnya. Rasus mendapatkan gambaran angan-angan mengenai seorang Ibu yang dia dapatkan pada sosok Neneknya yang tua renta. Kisah Ibu Rasus yang entah samapai sekarang masih hidup atau tidakpun menjadi angan-angan tersendiri bagi Rasus di dalam otaknya. Masa lalu mengenai racun tempe bongkrek yang menelan banyak korban di Dukuh Paruk. Cerita mengenai orang tua Srintil, salah seorang teman perempuan yang memikat hati Rasus. Cerita mengenai bagaimana Santajib dan istriny...

Sastra Lisan ( Upacara Adat Pernikahan Suku Sunda)

                                                                BAB I PENDAHULUAN 1.1   LATAR BELAKANG Indonesia memiliki budaya yang sangat melimpah, keanekaragaman kebudayaan tersebut meliputi berbagai sistem pengetahuan, oraganisasisosial, sistem peralatan hidup dan kesenian (Koetjaraningrat, 1981;204). Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjujung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda ramah tamah (sameah). Murah senyum lemah lembut dan sangat menghormati orang tua. Itulah cermin budaya dan kultur masyarkat Sunda. Didalam bahasa Sunda diajarkan bagaimana menggunakan bahasa halus untuk orang tua. Kebudayaan bukan hanya meru...

puisi- puisi beraliran romantisme

Juni Gemericik cinta obral di bulan Juli Halus, tembus dan menusuk Katamu ini sebuah cinta Semerdu lagu untuk cinta ini Tak pernah di duga Tetapi menuai keajaiban Juni oh Juni Tali berwarna merah jambu itu Yaaa, merah jambu Yang telah membentang diantara kita : berdua Agustus Bunga mawar merah datang menyambut Menuai segala keinginan Senyuman manis terkulai indah di sudut bibir Agustus, ternyata kau mengingatnya, Her Hati dag dig dug menari di atas kerinduan malam Satu malam diiringi olehmu, Her Doa dan harapan terajut untukku Darimu melalui sang pencipta Kado Anak hujan bermain kecil diluar Indah, menyejukkan Kuiringi langkahku menuju tempat singgahmu Ku dapati wajah lusuh yang baru sadar dari alam mimpi Kado special untukmu Hanya dengan beberapa rupiah Kue gendut berhias rangkaian namamu Yang takkan pernah terkikis masa Hujan Hujan itu indah Jika hujan indah, mengapa di raut wajah tak ada bentuk keindah...