Langsung ke konten utama

Mata

Mataku tertutup, entah mengapa sulit untuk kubuka kembali. Ternyata, waktu yang tidak terlalu lama membuat semuanya berubah. Tanpa disadari. Apakah ini sebuah rasa yang tak kunjung pernah berakhir?

Ingin kubuka mata dan melihat keberadaan hidung itu, tetapi rasanya sulit. Bagian hidung pun aku sulit, apalagi keseluruhannya. Bersalahkah aku? atau wajarkah?

Rasanya sangat rapat hingga kutaksempat berpikir sejenak untuk membukanya kembali. Apa yang salah dan apa yang benar? bukankah kudiajar berfilsafat saat ini? sudah berumur, dewasalah. Tetapi, mataku tetap sulit untuk membuka.

Rasa ini seperti mengendap berabad-abad. Pasti paham, tapi seakan tak. Kurasa aku ingin seperti biasa, namun tak bisa.

Ada rasa bunga yang kuingin sampaikan dan kubagikan sewaktu dulu, rasanya sulit memulainya, entahlah...
Mata ini membuat jarak berabad yang kunjung tak kupahami. 
Maafkan.

Depok, 4 Oktober 2018 dengan rasa tanya yang membuncah


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari

Berikut ini adalah sinopsis yang saya buat sendiri setelah membaca novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Selamat membaca. Dukuh Paruk, sebuah perkampungan di mana terdapat nilai estetika terhadap alamnya yang sederhana dan orang-orang yang sederhana pula di dalamnya. Rasus, seorang anak kecil yang hidup dan dibesarkan oleh Neneknya yang sudah tua renta. Rasus kecil tidak mengetahui cerita mengenai Ayahnya. Rasus kecil hanya mengetahui cerita mengenai Ibunya. Kisah seorang Ibu yang tak pernah dia temui dalam hidupnya. Rasus mendapatkan gambaran angan-angan mengenai seorang Ibu yang dia dapatkan pada sosok Neneknya yang tua renta. Kisah Ibu Rasus yang entah samapai sekarang masih hidup atau tidakpun menjadi angan-angan tersendiri bagi Rasus di dalam otaknya. Masa lalu mengenai racun tempe bongkrek yang menelan banyak korban di Dukuh Paruk. Cerita mengenai orang tua Srintil, salah seorang teman perempuan yang memikat hati Rasus. Cerita mengenai bagaimana Santajib dan istriny...

Makalah berjudul Reduplikasi dalam Morfologi

Reduplikasi (Proses Pengulangan) dalam Morfologi d ibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Morfologi Disusun oleh : ( Kelompok 3 ) Indah Mufidah                                      (12 05744) Pertiwi Febriani                                     (12 05881) Roma Kyo Kae S                                 (1206341) Tri Mustika A                              ...

Sastra Lisan ( Upacara Adat Pernikahan Suku Sunda)

                                                                BAB I PENDAHULUAN 1.1   LATAR BELAKANG Indonesia memiliki budaya yang sangat melimpah, keanekaragaman kebudayaan tersebut meliputi berbagai sistem pengetahuan, oraganisasisosial, sistem peralatan hidup dan kesenian (Koetjaraningrat, 1981;204). Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjujung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda ramah tamah (sameah). Murah senyum lemah lembut dan sangat menghormati orang tua. Itulah cermin budaya dan kultur masyarkat Sunda. Didalam bahasa Sunda diajarkan bagaimana menggunakan bahasa halus untuk orang tua. Kebudayaan bukan hanya meru...